Dibawah ini jawaban terhadap photo dan koment di sosmed ttg v8 dan sosok pengusahanya.. (bukan bermaksud menjatuhkan sosok tsb)

Dia itu di order oleh the police sbg vendor di acara 212 utk sediakan speaker dan panggung.. dan the police cm order panggung 5x6 dan komando sound ada sama the police.. dgn kekuataan hanya separoh monas..krn dia jam 12.30 malam sdh chek sound..  krn gak mau di koordinasi dan selalu nyebut nyebut bhw dia hanya mau ikuti perintah yg order (the police).. akhirnya kita suruh dia matikan sound.. dan semua yg sdh di order oleh the police gak dipake oleh panitia.... panitia sempat bertegang urat leher sama dia dan the police soal panggung dan sound ini.. dan panitia membiarkan saja speaker v8 yergantung tanpa bunyi agar si penerima order gak dimarahin sama pemberi order...krn peralatan soundnya gak di lokasi.. hehehe

Panitia memang sdh siapkan sendiri panggung dan sound krn ini sangat vital pd hari H.. kalau 2 hal ini gak beres dan kendalinya ada ditangan pihak lain.. maka pasti akan kacau dan pasti akan di sabotase...

Jadi pertanyaan banyak itu sdh kita antisipasi jauh jauh hari sebelumnya..krn itu salah satu persoalan yg masuk dlm pertarungan adu taktik dan strategi.

Alhamdulillah kita umat islam punya tim sound sistem yg tingkat keikhlasannya tinggi, tawadhu dan silent operation dlm bekerja. Dan memang disitu kuncinya krn kita memang bukan untuk promosi dagang seperti dia... apalagi utk sekedar ngeksis... biarlah menjadi uwais al qarni...

Do'a kan saja semua yg sudah beramal soleh dlm membela al quran dan membela islam tetap istiqomah dan dilindungi Allah SWT....dan selalu menjaga persatuan yg mulai terwujud.
Share To: