SURABAYA - Ribuan ummat Islam dari berbagai elemen di Jawa Timur membanjiri Tabligh Akbar yang digagas Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB). Acara Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Al-Falah Surabaya itu menjadi momentum bagi ulama dan ummat Islam se-Jawa Timur untuk merapatkan barisan menghadapi berbagai ancaman yang menimpa bangsa ini.
Selain Tabligh Akbar, GUIB MUI Jatim juga menggelar silaturahmi ulama dan tokoh dari 75 ormas dan lembaga Islam se-Jatim.
Para ulama dan 75 ormas yang tergabung dalam GUIB MUI Jatim berkomitmen menjaga kedaulatan NKRI, Pancasila, UUD, dan Bhinneka Tunggal Ika dari ancaman dan rongrongan ideologi anti-Pancasila.
Tabligh Akbar dan silaturahmi ulama tersebut mengangkat tema "Aksi Bela Ulama, Tegakkan Keadilan, Hentikan Kriminalisasi, dan Tegakkan NKRI. Tema ini diambil atas adanya ketidakadilan terhadap ummat Islam dalam penegakan hukum khususnya terkait kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama yang saat ini sudah menjadi terdakwa. Secara khusus, GUIB MUI Jatim meminta Polri dan Kejaksaan agar menegakkan supremasi hukum secara adil dan menghentikan kriminalisasi terhadap ulama dan ummat Islam.
Acara yang dihadiri Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) KH Bachtiar Nasir ini berlangsung lancar. Serangkaian acara yang dihadiri di Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Sekolah Hafizh Qur'an milik AQL Islamic Center Cabang Surabaya berjalan sesuai jadwal.
Dari pantauan Media Center GNPF MUI di Masjid Al-Falah Surabaya, jamaah memadati masjid dan semua sisi jalan di sekitar masjid. Panggung dan tenda tampak didekorasi warna merah putih sehingga kesan kebangsaannya sangat terasa. Ditambah lagi orasi-orasi kebangsaan oleh KH Bachtiar Nasir serta lagu-lagu perjuangan. Tabligh akbar tersebut juga diselingi dengan pembacaan Pancasila dan teks Proklamasi yang dipandu oleh KH Bachtiar Nasir.
Jamaah yang datang ada juga dari luar Jawa Timur, seperti Solo dan Bali. Mereka ada yang sudah datang sejak Jumat malam (27/01/2017) dilanjutkan ceramah, qiyamul lail, shalat Subuh berjamaah, dan dilanjutkan Tabligh Akbar hingga azan shalat zuhur berkumandang.
Kepada ummat Islam di Jawa Timur, KH Bachtiar Nasir meminta agar tidak terprovokasi oleh aksi kelompok yang tidak menginginkan ummat Islam bersatu. Dia juga meminta semua elemen Islam saling berangkulan dan saling menghormati demi mewujudkan persaudaraan ummat se-Indonesia. *azh
Share To: