Dua saksi fakta dari Kepulauan Seribu yang diperiksa pada persidangan kasus penodaaan agama hari ini (07/07) menyatakan kecewa dan kesal dengan ucapan Ahok yang membawa-bawa Surat Al Maidah 51. Hal ini terungkap ketika majelis hakim menanyakan terkait keterangan saksi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Jaenudin alias Panel dan Sahbudin alias Deni.

Keterangan kedua saksi fakta dari Kepulauan seribu ini menurut Nasrullloh Nasution semakin menegaskan bahwa Ahok benar berada di Pulau Pramuka dan benar menyampaikan perkataan yang menodai Surat Al Maidah 51.

"Keterangan kedua saksi fakta sudah sesuai BAP dan membenarkan isi pernyataan Ahok yang menodai Surat Al Maidah 51", ujar Advokat yang dipercaya sebagai Koordinator Persidangan Tim Advokasi GNPF MUI.

Nasrulloh melanjutkan bahwa saksi membenarkan Ahok datang ke TPI Pulau Pramuka dan memberikan pidato sebagaimana video yang beredar di masyarakat. Menurutnya, saksi Sahbudin malah membenarkan ada petugas yang merekam pidato Ahok tersebut, yang belakangan diketahui PNS Pemrov DKI.

Saksi juga membenarkan isi BAP-nya yang mana  atas pernyataan Ahok,  saksi merasa kesal dan kecewa. Ketika ditanya lebih lanjut oleh Hakim mengapa saksi kecewa dengan pernyataan Ahok, saksi Sahbudin dengan lugas menyatakan "Saya kecewa karena Pak Ahok kan orang kristen, tidak seharusnya ngomong begitu", ucap Nasrulloh menirukan jawaban Sahbudin. (HA)
Share To: